Perbedaan Truk Indonesia dengan Truk di Negara Lain

jenis truk di dunia

Truk diciptakan untuk mempermudah orang mengangkut muatan hingga berton-ton. Namun, fisik yang besar seakan menjadi ‘bumerang’ untuk soal keamanan di jalan. Namun, tenang saja, seiring dengan perkembangan teknologi, truk-truk di berbagai negara, termasuk di Indonesia sudah dilengkapi dengan teknologi canggih untuk keamanan. Jika dibandingkan dengan truk negara lain, truk Indonesia mempunyai perbedaan dengan truk Eropa dan Amerika. Apa saja perbedaannya?

  • Teknologi

Jangan heran ketika Anda melihat truk besar sedang jalan beriringan. Truk-truk tersebut bukan karena tidak mendapat kesempatan untuk menyalip, namun ternyata mereka sedang menerapkan teknik ‘platooning’, yakni berjalan beriringan dengan truk lain dengan jarak yang stabil antar truk. Di Eropa sudah lebih canggih, sejumlah truk layaknya Scania dan Volvo sudah dilengkapi teknologi yang memang men-support teknik ‘platooning’.

Misalnya seperti sensor serta pendeteksian berapa jauh adanya jarak antara truk, bisa dimanfaatkan sebagai pencegah tubrukan beruntun. Selain itu, menggunakan teknologi ini bisa menghemat bahan bakar hingga 20% bagi truk yang di belakang truk leader atau truk paling depan. Dan juga pengemudi bisa berkomunikasi dengan truk lain yang berada disekitarnya dengan radar, wiFi, dan dilengkapi dengan GPS. Indonesia juga sudah menerapkan teknik ‘platooning’, namun belum dilengkapi dengan fitur teknologi yang canggih sehingga kemungkinan terjadi ancaman keselamatan masih cukup besar.

  • Bentuk Fisik

Di Amerika, truk-truknya mempunyai moncong yang panjang karena mesinnya masih terletak didepan, sedangkan Truk Indonesia dan truk eropa mesinnya berada di bawah jok sehingga tidak terlalu panjang apabila dilihat. Perbedaan itu terletak pada regulasi yang ditetapkan oleh berbagai negara di Eropa. Aturan tersebut menuntut panjang maksimal 18 m. Berbeda di Amerika, tidak ada aturan yang membatasi panjangnya truk sehingga masih terus dipertahankan hingga sekarang. Aturan tersebut berlandaskan alasan bahwa truk panjang akan membawa beban yang rata dan tidak akan merusak jalan.

Nah, bagaimana, sudah tidak penasaran lagi kan, apa perbedaan truk Indonesia dengan truk di negara lain?

Leave a Reply