Tantangan Pengelolaan Data dalam Sebuah Bisnis dan Solusinya

mengelola data

Semakin berkembang sebuah bisnis, maka semakin banyak juga data yang masuk. Jika tertata dengan baik, data-data yang ada dalam perusahaan seharusnya dapat menjadi faktor pendukung untuk mengembangkan bisnis. Sebaliknya, data yang tidak dikelola dengan baik hanya akan membuat bisnis tidak berjalan secara optimal. Oleh karena itu, banyak perusahaan besar yang memanfaatkan vendor hyperconverged seperti HPE Simplivity indonesia. Namun, sebelum menggunakan solusi tersebut, ada baiknya untuk mengetahui apa saja tantangan pengelolaan data yang umum dihadapi sebuah bisnis atau perusahaan dan bagaimana solusi untuk menangani masing-masing tantangan tersebut. Berikut inilah beberapa di tantangan dan solusi yang dilansir dari asaba:

  • Data yang tidak terstruktur dengan baik

Masalah pengelolaan data yang kerap dihadapi adalah pemetaan data yang kurang baik, sehingga data tidak dapat terstruktur dengan baik. Misalnya pengelompokan data yang kurang tepat, format yang inkonsisten, adanya data yang sama (duplikat), dan lain-lain. Oleh karena itu, sejak awal memulai bisnis, pengusaha harus fokus membangun sistem struktur dasar untuk pengelolaan data terlebih dahulu.

  • Entri data tidak akurat dan kurang terpercaya

Karena data berasal dari berbagai sumber dan administrator, maka terdapat kemungkinan terjadinya penumpukan data dengan berbagai tipe yang berbeda. Hal ini tentu dapat memengaruhi integritas data. Solusi yang paling efektif untuk menjawab tantangan ini adalah melakukan otomatisasi atau penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin, sehingga pengelolaan data menjadi lebih terstruktur.

  • Keamanan data yang tidak terjamin

Kewenangan administrator yang bukan hanya sekadar mengubah data dapat mengurangi integritas database. Hal ini juga dapat memengaruhi keamanan dari database tersebut. Sebab, ada banyak pemegang akses dan aktiivtas login pun akan sulit diawasi. Hal ini dapat membuat data rentan terhadap cyberattack. Untuk menangani hal ini, perusahaan perlu membatasi keamanan dengan kontrol akses dan memilih orang terpercaya yang dapat meilihat data atau informasi perusahaan dengan sangat ketat dan teliti. Kelola akses database dengan mekanisme ticketing yang membuat pengajuan hak akses admin harus melalui approval dari tingkatmanajemen yang lebih tinggi.

  • Mencari data

Tantangan yang tidak kalah sering dihadapi adalah proses pencarian data. Volume data yang sangat besar dapat membuat pencarian data semakin rumit. Solusi tantangan ini adalah menggunakan aplikasi yang memudahkan mencari objek dan relasi data seperti dengan fitur keyword research, misalnya.

Kurang lebih itulah tantangan pengelolaan data yang kerap dialami bisnis perusahaan. Semua solusi tantangan tersebut sebenarnya bisa didapatkan dengan menggunakan aplikasi terbaik yang dapat mendukung operasional perusahaan. (Rima)

Leave a Reply