Ternyata Botox Tidak Hanya untuk Perawatan Wajah Saja Lho!

Semakin bertambahnya umur, semakin tinggi pula pasti keinginan kita untuk memiliki wajah yang terlihat kencang dan awet muda. Tidak jarang orang-orang pergi ke klinik botox terbaik untuk melakukan perawatan rutin yang dapat membuat mereka terlihat lebih muda dari umurnya. Melakukan suntik botox pada bagian wajah tertentu memang sudah sangat terjamin perubahannya yang sangat signifikan.

Namun, tahukah kamu kalau suntik botox ternyata tidak hanya untuk wajah saja tetapi juga bisa mengobati beberapa kondisi? Berikut adalah beberapa kondisi tubuh yang dapat disembuhkan dengan botox walaupun bersifat sementara.

  1. Migrain

Dikutip dari hellosehat.com, treatment botox untuk keluhan migrain biasanya akan dilakukan setiap tiga bulan sekali di awal pertemuan. Kemudian, dokter akan melihat respon tubuh terhadap perawatan yang diberikan. Setelah itu, barulah dokter akan melakukan rencana perawatan sesuai kondisi pasien. Dokter akan menyuntikkan beberapa dosis obat ke titik-titik tertentu di sepanjang jembatan hidung, pelipis, dahi, bagian belakang kepala, leher, dan punggung bagian atas. Namun harus diingat ya, bahwa suntik botox pada keluhan ini hanya untuk para penderita migrain akut saja.

  1. Ketiak basah (hyperhidrosis)

Berkeringat adalah hal yang lumrah bagi kita semua, tetapi pada penderita hiperhidrosis, syaraf yang merangsang kelenjar keringat bekerja terlalu aktif. Jika berlebihan pastinya akan menurunkan tingkat percaya diri kita. Apalagi pada daerah tertentu seperti ketiak, jika sangat berlebih harus cepat dalam mengambil tindakan lanjut. Sama halnya dengan mengurangi kerutan di dahi, botox bekerja dengan cara memblokir kerja syaraf yang merangsang produksi kelenjar keringat.

  1. Mata kedutan (Blefaropasme)

Blefarospasme adalah kelainan pada kontraksi otot kelopak mata, sehingga mata terus berkedut atau berkedip. Pada tahap parah, blefarospasme dapat membuat kelopak mata tertutup seluruhnya sehingga penderita tidak dapat melihat. Dengan melakukan suntik botox, gejala kedutan akan menghilang untuk beberapa bulan. Suntikan botox pada gejala ini adalah dengan melemahkan otot mata sehingga otot tersebut tidak berkontraksi terus menerus.

  1. Buang air kecil tidak terkontrol

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan di Journal of American Medical Association, injeksi botox di kandung kemih membantu mencegah buang air kecil terlalu sering dan mengompol. Botox yang diinjeksikan ini sama dengan yang disuntikkan untuk menghilangkan kerut. Botox itu juga membekukan otot-otot di kandung kemih sehingga tidak mendorong kita untuk ke toilet untuk buang air berkali-kali.

Wah, ternyata banyak juga ya manfaat suntik botox? Namun, yang perlu diperhatikan sebelum memanfaatkan suntikan ini untuk manfaat di atas, Anda perlu mengonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter yang menangani penyakit Anda. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya risiko akibat adanya ketidakcocokan pengobatan suntik botox dengan kondisi tubuh Anda.

Leave a Reply